BELAJAR ITU MUDAH


Banyak siswa atau pelajar yang menganggap belajar itu sesuatu yang menyulitkan. Dengan persepsi seperti itu, maka tidak jarang ditemui siswa yang malas saat belajar bahkan ada juga siswa yang melakukan perbuatan curang saat ujian seperti mencontek atau tanya teman. Adanya sikap malas saat belajar tersebut dapat membuat generasi muda menjadi kurang kritis dalam berpikir dan kurang berpengetahuan.

Oleh karena itu, perlu adanya anggapan atau persepsi bahwa belajar itu sesuatu hal yang mudah. Berikut cara agar belajar menjadi mudah:

1.      Berdoa

Berdoa merupakan kunci mengatasi permasalahan saat kita sedang menghadapi kesulitan. Dengan menyandarkan semua persoalaan kepada Tuhan Yang Maha Esa maka diharapkan seseorang memiliki motivasi saat belajar. Berdoa juga bisa membuat seseorang memiliki persepsi bahwa “Setiap Kesulitan Pasti Ada Kemudahan” sehingga tidak takut untuk mencoba belajar hal yang dianggap sulit. 

2.      Menentukan Motivasi Belajar

Motivasi merupakan hal yang bisa mendorong seseorang dalam melakukan suatu hal untuk mencapai target yang diinginkan. Dalam hal ini motivasi dalam belajar juga harus ada, seperti:

  •    Motivasi ingin belajar karena belajar merupakan salah satu perintah Tuhan Yang Maha Esa atau ingin mendapat pahala.
  •     Ingin menambah wawasan/pengetahuan
  •     Ingin mendapat peringkat terbaik atau lulusan terbaik dalam bangku sekolah.
  •     Ingin membuktikan kepada orang yang telah meremehkan kita bahwa kita  bisa menjadi orang yang pintar dengan belajar.
  •     Ingin mendapatkan sanjungan atau pujian.
  •     Dan masih banyak hal lain yang bisa memotivasi seseorang dalam belajar.

3.      Membuat Jadwal Belajar

Pembuatan jadwal belajar diperlukan untuk memudahkan dalam mengingat materi yang sedang dipelajari. Belajar dengan rutin walaupun hanya sedikit dianggap lebih efektif dari pada belajar sesekali dengan materi yang banyak. Hal tersebut dikarenakan otak akan bekerja lebih keras sehingga mudah capek dan materi yang dipelajari tidak maksimal untuk diingat. Oleh karena itu, perlu adanya pembuatan jadwal belajar rutin seperti:

-          Belajar satu jam pada pagi hari

-          Belajar pada jam 19.00 – 21.00

-          Mengerjakan tugas sekolah pada siang atau sore hari

-          Serta libur belajar pada hari Minggu, agar tidak jenuh

4.      Mencari Suasana Nyaman Untuk Belajar

Faktor lingkungan sangat berpengaruh.dalam proses belajar. Lingkungan yang nyaman membuat belajar menjadi lebih mudah karena konsentrasi menjadi maksimal. Perasaan nyaman seseorang memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Ada yang nyaman belajar ketika suasananya sunyi atau tenang, namun ada juga tipe orang yang ketika belajar sambil mendengarkan musik atau pergi ke tempat yang ramai. Sehingga perlu mengenali konsentrasi diri sendiri untuk menentukan tempat yang nyaman ketika sedang belajar.

5.      Membuat Ringkasan

Kurikulum merdeka menuntut siswa untuk banyak membaca dan berpikir kritis atas bacaan yang telah dibaca. Dari banyaknya modul bacaan maka diperlukan cara untuk memudahkan seseorang dalam mengingat bacaan yaitu dengan cara meringkas. Meringkas adalah menulis atau mencatat kembali poin-poin penting dalam bacaan. Tujuan dari meringkas yaitu memudahkan untuk mengingat isi bacaan, memudahkan belajar ketika akan ujian sehingga tidak mengulang bacaan yang panjang cukup melihat ringkasan yang sudah dibuat. Kegiatan meringkas materi dapat dilakukan dengan berbagai cara, contohnya membuat catatan di buku dan membuat mind map.

6.      Berlatih Soal

Pada kegiatan belajar khususnya mata pelajaran matematika sangat diperlukan latihan mengerjakan soal tidak hanya sekedar membaca materi. Berlatih mengerjakan soal lebih memudahkan seseorang dalam memahami dan mengingat materi. Contohnya saat mengerjakan volume suatu balok, selain paham apa yang dikerjaan juga secara tidak langsung dapat menghafal rumus volume balok. Berlatih mengerjaan soal juga bisa menambah skill seseorang dalam mengerjakan soal-soal, sehingga ketika menghadapi ujian akan lebih mudah dan lebih efisien waktu.

7.      Bertanya dan Mencari Reverensi

Bertanya merupakan suatu kegiatan untuk mencari dan mendapatkan informasi. Dalam proses belajar bertanya merupakan salah satu hal penting. Seperti pepatah “Malu bertanya sesat di jalan” begitu juga dalam proses belajar, saat malu untuk bertanya maka sulit untuk tau penyelesaian soal atau materi yang tidak dimengerti. Ketika sedang belajar menemukan materi atau soal yang tidak dimengerti jangan ragu untuk bertanya kepada orang yang dianggap menguasai materi, seperti kepada Guru.

Selain bertanya untuk memudahkan kegiatan belajar juga bisa dilakukan dengan mencari reverensi materi. Pencarian reverensi materi saat ini sangat mudah seperti mencari reverensi pada Google dan Youtube. Banyaknya artikel-artikel dan konten-konten materi belajar, bisa dimanfaatkan untuk memudahkan seseorang dalam belajar.

Kesimpulan

Ada 7 cara yang dapat dilakukan untuk memudahkan dalam belajar yaitu berdoa, menentukan motivasi belajar, membuat jadwal belajar, mencari suasana yang nyaman untuk belajar, membuat ringkasan, berlatih soal, bertanya dan mencari reverensi.

Jadi dalam proses belajar diperlukan usaha, ketelatenan dan juga konsisten. Oleh karena itu belajar akan terasa lebih mudah jika dilakukan dengan sungguh-sungguh tanpa ada perasaan malas. 

Komentar